Recent Posts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Sabtu, 01 September 2012

Serangkaian Kegiatan Sosialisasi




a.       Pengkondisian Masyarakat
Kegiatan pengkondisian masyarakat dilakukan oleh fasilitator sebelum pelaksanaan rembug warga sosialisasi di tingkat  kelurahan/desa. Dalam kegiatan ini fasilitator akan melakukan orientasi lapangan untuk mengenal kondisi social masyarakat desa/kelurahan serta peta pelaku (stakeholder) kunci yang ada di wilayah dampingannya, yang nantinya akan dilibatkan dalam kegiatan rembug warga. Dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi secara informal melalui kegiatan penyebaran media informasi tentang kegiatan, yang akan disosialisasikan dan didiskusikan secara informal dengan pihak pemerintah desa, pengusaha dan tokoh-tokoh masyarakat.
b.      Rembug Warga Sosialisasi  PLP-BK

Setelah melakukan pengkondisian masyarakat dan mendapatkan gambaran kondisi masyarakat desa/kelurahan, selanjutnya dilaksanakan sosialisasi dalam sebuah forum rembug warga. Sosialisasi ini setidaknya juga menghadirkan kaum perempuan dan warga penyandang cacat.

c.       Peran dan tanggung jawab Pemda Kelurahan

Sebagai wujud dari fungsi pelayanan kepada masyarakat serta komitmen untuk mendukung program PLP-BK maka  pemda  Kelurahan  wajib memfasilitasi berbagai hal terkait pelaksanaan kegiatan mulai tahap persiapan, perencanaan partisipatif, pemasaran serta pelaksanaan pembangunan

d.      Hasil

Hasil yang diharapakan adalah masyarakat mengetahui dan memahami tentang proyek PLP-BK dan penyusunan RPLP yang akan dilaksanakan di desa/kelurahan, serta adanya perubahan nilai – nilai di masyarakat untuk mendukung penyusunan  pelaksanaan program PLP-BK. Kegiatan ini dilaksanakan 2 even, pertama dilakukan di rumah warga di dusun Babakan RW 01, adapun hasil dari pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai surat keputusan mengenai lokasi yang mendapatkan program PLP-BK, hal ini langsung direspon positif oleh seluruh elemen PNPM di Desa cinunuk dan Lokakarya PLP-BK tingkat Desa akan dilaksanakan tanggal 16 Mei 2012, bertempat di Aula Desa Cinunuk. Acara itu sendiri dihadiri oleh 14 orang laki-laki dan 15 orang perempuan, prosentase perempuan yang hadir dalam even tersebut adalah 52%.

Pelaksanaan Paket Pembangunan Saluran Tahun 2010


Pembentukan TIPP




Tim inti perencanaan partisipatif adalah tim khusus (ad hock) yang dibentuk untuk melaksanakan proses perencanaan partisipatif dan bertugas melaksanakan setiap tahapan kegiatan perencanaan partisipatif, sesuai rencana kerja dan jadwal pelaksanaan program PLP BK. 
Proses pembentukan TIPP dilakukan sebagai berikut :
Pertama, Tim Koordinator Kabupaten/Kota dan Tim KMW, melatih BKM dan Perangkat Kelurahan/Desa, agar paham dan memiliki kemempuan untuk membentuk Tim Inti Perencanaan Partisipatif  

Kedua, BKM dan Perangkat Kelurahan/Desa difasilitasi oleh Tim Koordinator Kabupaten/Kota dan Tim Pelatih KMW, melakukan pertemuan warga (beberapa tokoh masyarakat) untuk membahas dan menyepakati syarat-syarat pelaku dan proses pembentukan Tim Inti Perencanaan Partisipatif yang akan melaksanakan program PLP BK diwilayahnya,

Ketiga, BKM dan Perangkat Kelurahan/Desa didampingi oleh Tim Koordinator Kabupaten/Kota melakukan pertemuan dengan TKPKD, untuk membahas dan menindaklanjuti proses pembentukan Tim inti perencanaan partisipatif yang telah disepakati ditingkat Kelurahan/Desa. 

Keempat, TKPKD, mengundang Dinas-dinas teknis Pemerintah Kabupaten/Kota, BKM dan Perangkat kelurahan/Desa yang didampingi oleh Tim Koordinator Kabupaten/Kota, untuk membahas dan memilih serta menunjuk staf teknis Pemda yang memenuhi syarat untuk terlibat intensif dalam Tim Inti Perencanaan Partisipatif.  

 Kelima, BKM dan Perangkat Kelurahan/Desa difasilitasi oleh Tim Koordinator Kabupaten/ Kota danTim pelatih KMW, melakukan pertemuan warga untuk membentuk Pokja-Pokja PLP BK , sesuai tata cara pembentukan pokja yang pernah dilakukan sebelumnya (seperti pembentukan pokja PAKET).
 
Proses pembentukan pokja ND akan dilakukan, secara partisipatif, melalui dua tahapan, yaitu: 
Pertama, adalah melalui diskusi kelompok terarah (Focused Group Discussion/FGD) dalam    KBK, Kedua, adalah melakukan pemilihan angota pokja ND berdasarkan tata cara dan kriteria yang telah disepakati dalam hasil FGD sebelumnya.